Sejarah Singkat Dessert

Makanan penutup yang manis sudah ada sejak awal mula umat manusia. Sekarang dinikmati oleh orang-orang di seluruh dunia dalam berbagai rasa. Dulu, hanya masyarakat makmur yang mampu membelinya sedangkan masyarakat biasa hanya bisa menikmatinya pada acara-acara khusus. Kemajuan produksi gula memungkinkan penyebarannya lebih luas dan dengan harga yang jauh lebih terjangkau bagi pelanggan. Orang-orang menikmati makanan penutup di seluruh dunia karena meningkatnya pasokan gula.
Pencuci mulut dianggap berasal dari kebiasaan untuk menghilangkan sisa makanan dengan rasa manis saat meninggalkan mulut dengan rasa manis. Nama konpeksi berasal dari kata Perancis ‘desservir’ yang berarti membersihkan meja. Ribuan jenis makanan penutup ada saat ini. Es krim, kue, dan pai adalah beberapa makanan penutup populer yang telah ada sejak zaman kuno.
Es krim berasal dari sekitar abad ke-4 SM, kaisar Romawi Nero memerintahkan pengikutnya untuk mengumpulkan es dan menambahkan topping buah untuk pencuci mulutnya. Seorang raja Cina bernama Tang mengembangkan bentuk awal es krim dengan kombinasi susu dan es. Es krim dibawa kembali oleh para pedagang ke Eropa. Es krim terus berkembang selama sejarah dan resep segera dikembangkan untuk melayani aristokrasi Prancis dan Italia.
Es krim diperkenalkan di Amerika pada tahun 1700-an. Banyak negara bagian menawarkan es krim sebagai makanan penutup. Itu disajikan kepada para tamu oleh tokoh-tokoh terkemuka seperti Thomas Jefferson, George Washington dan Dolly Madison. Seorang katering dari London mengiklankan di koran New York pada tahun 1774 mengumumkan niatnya untuk menjual es krim di tokonya.
Kata ‘kue’ berasal dari kata lama ‘kaka’. Penggunaan kata ‘cake’ pertama kali didokumentasikan oleh Oxford English Dictionary pada abad ke-13. Kue yang dimakan pada zaman dahulu sangat berbeda dengan sekarang. Kue awal menyerupai roti dan madu serta dibumbui dengan buah dan kacang kering. Orang Mesir awal adalah orang pertama yang menggunakan metode canggih dalam membuat kue. Eropa abad pertengahan memanggang roti jahe dan kue buah sebagai makanan penutup. Kemajuan dalam memanggang dan ketersediaan bahan memasak membantu dalam pengembangan kue. Kue bulat dengan lapisan gula yang menyerupai kue masa kini diperkenalkan pada pertengahan abad ke-17. Kue modern dengan baking powder dan tepung putih digunakan pertama kali pada abad ke-19.
Pai berasal dari makanan penutup pada Zaman Neolitikum pada 9500 SM. Mereka dikenal sebagai galette yang mengandung madu dan biji-bijian yang berbeda, itu dipanggang di atas bara api. Asal muasal pastry adalah tambahan buah bakers, madu dan kacang-kacangan untuk sajian firaun. Gambar yang berkaitan dengan praktik ini dihias di makam Raja Ramses II. Perubahan sering terjadi pada pembuatan pie karena perbedaan bahan dan kondisi.
Resep pie dibawa oleh wanita Pilgrim ke Amerika yang digunakan oleh penduduk asli Amerika. Tradisi penggunaan wajan bundar untuk pai dimulai oleh perempuan kolonial. Pai menjadi bagian dari budaya Amerika pada tahun 1700-an karena disajikan sebagai gurun oleh wanita perintis. Pai apel menjadi makanan penutup malam yang populer bagi anak-anak Amerika.Kuliner enak Kota Malang

READ  Tarragon, Raja Herbal